Home > Other Issues > Peranan Project Engineer di EPC

Peranan Project Engineer di EPC

Di struktur organisasi project suatu perusahaan EPC kadang suka ada yang namanya posisi Project Engineer, biasanya satu orang untuk proyek kecil, dan banyak orang jika memang projectnya lumayan besar dan dapat dibagi bagi dalam area-area yang relatif independen.

Secara aplikatif, project engineer bisa bertanggung jawab secara keseluruhan plant (termasuk bagian dari PMT – Project Management Team) atau bertangung jawab untuk major package yang dianggap sangat penting dalam plant tersebut (biasanya disebut sebagai project / package engineer).

Pengalaman pertama saya sebagai project engineer dulu adalah bertanggung jawab untuk unit dehydration (mengurangi kadar air dalam sales gas) yang merupakan ‘jantung’ process dari stasiun pengumpul gas yang kami bangun.  Secara umum tugasnya adalah sebagai package engineer yang meliputi penentuan spec dan performance criteria (bekerja sama dengan discipline process) dan interface lainnya dengan semua discipline engineering lain. Meliputi juga technical bid evaluation sampai dengan performance dan testing (dilakukan di Edmonton Canada), sampai dengan pre-comm dan commissioning di site. Karena skema project dulu meliputi 1 tahun O&M, walhasil sekalipun project sudah selesai dan dry gas sudah dideliver saya kerap datang ke site (pedalaman sumatera selatan) untuk membantu owner trouble shooting.

 

Pengalaman saya yang lain sebagai project engineer adalah lebih sebagai assistant project manager (menangani issue yang berkaitan dengan kontrak dan beberapa item yang longest delivery) dan menjadi bagian dari Project Management Team. Khusus untuk penugasan seperti ini, job desc sangat loose sehingga sering ber’tabrakan’ dengan orang lain dan terus terang saya agak kurang ‘menikmatinya’. Sebenernya secara historis saya dipilih menjadi PE karena saya dulu yang bertindak sebagai proposal engineering manager sehingga dianggap paling ‘paham’ tentang kronologis contract dlsb.

Di tempat bekerja yang sekarang juga ada project engineer (senior level) yang menjadi atasan langsung saya saat ini. Posisinya lebih kepada Engineering Manager dan sebagai second man setelah Project Manager.

Kesimpulannya, posisi PE adalah posisi yang paling flexible dan yang job descnya paling gampang diubah-ubah he he he he

Categories: Other Issues
  1. dimasu
    May 30, 2008 at 11:46 pm

    kalau dari mechanical engineer pindah ke bagian PMT (proyek keseluruhan, bukan hanya package), kira2 bagaimana caranya, pak? apakah ditentukan PM atau bisa dari kita sendiri yang mengajukan?

  2. June 1, 2008 at 1:02 pm

    mas dimasu,
    secara umum melalui kesepakatan PM dan team. terus terang post PE tidak selalu ada dalam setiap project. kebutuhannya sangat tergantung sikon.
    kalau mengajukan diri sendiri ya harus dilihat urgensinya.
    jangan lupa, begitu menjadi bagian dari PMT, anda bukan spesialis lagi karena sudah bagian dari manajemen

  3. andhika
    June 10, 2008 at 12:06 pm

    Assalamualaikum

    Mas,Out Of Topic nih…tahun ini saya insyaallah lulus dari kampus gajah duduk (sekitaran oktober), nah saya pengen bgt ni masuk EPC company sebagai start awal bekerja, yang saya ingin tanya :

    1. Apakah syarat masuk perusahaan EPC itu sama dengan masuk ke perusahaan client gitu mas?terutama dalam hal GPA. Soalnya perusahaan client itu biasanya masang diatas 3 lebih, bahkan ada yang 3,4 lebih…jd minder duluan saya.

    2. Trus yang saya liat di petromindo.com kok rata-rata minta yang udh pengalaman yo mas, malah yang freshgrad ga ada. Gimana ni menyiasatinya, apa tunggu rekrutmen kampus aj??tapi setau saya perusahaan EPC agak sedikit yang ikut ambil bagian dalam rekrutmen ke kampus-kampus.

    3. Mnrt mas PT Control System termasuk EPC company gak mas??trus EPC company luar yang bagus mnrt mas apa saja, top 5 deh..

    maaf banget mas kebanyakan nanya nih…soalnya saya jadi semangat ngebaca postingannya mas..hehehe

    salam

  4. June 10, 2008 at 2:55 pm

    dah dijawab tuh di posting terbaru

  5. September 22, 2008 at 8:35 am

    ass mas,

    Tolong dijelasin lagi dong mas masalah “bertabrakan” itu? apa P.E itu sama dengan Expeditor?

  6. yadi
    October 21, 2008 at 5:17 am

    Mas,
    Jika project engineer bertanggung jawab juga dalam penentuan spec, lantas apa guna dari discipline engineer ?

    Salam
    YK

  7. Ismail
    April 30, 2009 at 8:58 am

    Mas,

    Kalo porsi pekerjaan dan porsi keuntungan engineering di project-project EPC itu seberapa besar? Apakah Betul mencapai 80% dan yang 20% untuk P dan C nya?

    Terima Kasih

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: