Archive

Archive for June, 2008

jadi insinyur di kerjaan non teknis

June 17, 2008 2 comments

belum lama saya berdiskusi dengan seorang fresh grad dengan background engineering yang mendapati dirinya kecewa karena bekerja di bidang non teknis.

ini sebenernya menjadi masalah klasik: setengah dari kita akan memahami masalah ini sebagai masalah ‘kesempatan’, sementara yang lain sebagai masalah ‘pilihan’

ini menjadi kesempatan karena setiap orang yang ingin menjalani insinyur seharusnya melengkapi diri dengan bidang non teknis, seperti manajemen dan administrasi. dua hal itu yang saya kira menjadi kekurangan engineer indonesia: terlalu ‘pinter’ dengan teknis tapi terlalu naif dalam hal bisnis portofolio (manajemen) dan terlalu polos dalam hal mempresentasikan dirinya secara administratif baik berupa lisan maupun tulisan (writing report).

jadi jangan patah semangat dulu kalau ada yg bekerja di consumer goods company misalnya, tapi dalam hati kecilnya masih tetap ingin bekerja sbg engineer sejati. suatu saat pengalaman anda di perusahaan berorientasi pasar itu akan berguna! percayalah!

ada juga yang melihat masalah diatas sebagai pilihan ‘black and white’: kalau jadi engineer ya kerja di bidang teknis dong, jangan sekali2 kerja di bidang non teknis.

gak salah juga sih punya pendapat begitu, tapi biasanya kalau mau ‘kaya’ pengalaman, ya silakan cicipi berbagai pekerjaan di non teknis sekalipun…

 

Categories: Other Issues

Bagaimana masuk EPC?

June 10, 2008 1 comment

Saya cukup banyak menerima pertanyaan tentang ‘bagaimana masuk EPC’. Berikut dari Andhika:

==========

Assalamualaikum

Mas,Out Of Topic nih…tahun ini saya insyaallah lulus dari kampus gajah duduk (sekitaran oktober), nah saya pengen bgt ni masuk EPC company sebagai start awal bekerja, yang saya ingin tanya :

1. Apakah syarat masuk perusahaan EPC itu sama dengan masuk ke perusahaan client gitu mas?terutama dalam hal GPA. Soalnya perusahaan client itu biasanya masang diatas 3 lebih, bahkan ada yang 3,4 lebih…jd minder duluan saya.

2. Trus yang saya liat di petromindo.com kok rata-rata minta yang udh pengalaman yo mas, malah yang freshgrad ga ada. Gimana ni menyiasatinya, apa tunggu rekrutmen kampus aj??tapi setau saya perusahaan EPC agak sedikit yang ikut ambil bagian dalam rekrutmen ke kampus-kampus.

3. Mnrt mas PT Control System termasuk EPC company gak mas??trus EPC company luar yang bagus mnrt mas apa saja, top 5 deh..

maaf banget mas kebanyakan nanya nih…soalnya saya jadi semangat ngebaca postingannya mas..hehehe

salam

===========

Jawaban:

1. Secara umum Client lebih memerlukan orang yang berpengalaman daripada EPC karena posisi di Client adalah lebih sedikit (dari sisi jumlah) dan bertindak sebagai owner (pengambil keputusan). Yang saya bicarakan disini adalah posisi Client di Development (pengembangan project) bukan di Operation (Facility). Kalau di Facility tentu juga banyak fresh grad, malah mungkin lebih banyak keperluannya dari EPC company.

Standard GPA saya gak berani jawab, karena GPA saya juga rendah waktu s1 (awal masuk EPC) meski sempat recovery waktu s2 he he he. Tapi yang dibutuhkan oleh EPC biasanya lebih di team work dan work under pressure, karena itu yang jauh lebih penting daripada GPA.

Kalau GPA requirement di Client kayaknya memang cukup wajar, bukan berarti mereka butuh orang yang pintar tapi saya kira lebih di ‘membatasi’ pelamar saja.

2. Menyiasatinya? terus kirim email lamaran dan satu lagi: gunakan REFERENSI. cari orang ‘dalam’ di perusahaan EPC yang anda tuju dan mintalah orang tsb menjadi referensi anda. Sekarang banyak program MGM (Member Get Member) di kalangan EPC tapi memang masih sebatas non fresh grad.

Untuk fresh grad biasanya memang nunggu rekruitment massal pada saat si EPC mau melakukan regenerasi.

3. PTCS itu packager di bidang Control & Instrumentation. Apakah PTCS itu EPC? ya bisa juga disebut EPC dengan spesialisasi C&I – dan tidak melingkupi bidang lain2nya. Kalau EPC dengan pengertian selama ini ya harus meliputi segala disiplin (Process, Mechanical, Civil, Electrical, Instrumentation, Piping).

Demikian semoga membantu.

Categories: Other Issues

akuisisi di antara EPC company

June 10, 2008 3 comments

Belakangan ini di media banyak diberitakan tentang proses IPO dari Indika Energi. sebagai informasi saja, Indika Energi adalah bagian dari grup Indika yang memiliki 100% dari Tripatra.  Cukup menarik, karena suatu perusahaan ‘perintis’ EPC di bidang Migas menjadi bagian dari raksasa bisnis yang juga meliputi bidang hiburan (Indika FM) bahkan sampai Studio-21. Yang juga menarik adalah grup raksasa ini juga melingkupi PT Indo Turbine yang menjadi satu satunya supplier dari ‘gurita’ Solar Turbine di Indonesia.

Sebenarnya ini bukan sesuatu yang baru di Indonesia. Dari dulu (sampai sekarang) IKPT juga menjadi bagian dari grupnya Bob Hasan yang juga melingkupi supplier equipment / trading Fajar Mas Murni (FMM).

Cerita yang lain adalah ‘bergabungnya’ Sofresid dengan Saipem (grup ENI Italy) yang menurut cerita teman saya (yang pernah lama bergabung di Saipem) tersingkirnya  – atau tepatnya menyingkir – orang orang perancis sofresid dan tergantikan oleh orang orang italy.

Juga Sempec yang sekarang menjadi bagian dari raksasa konstruksi Punj Llyod.

Atau cerita Rekayasa Industri mengerjakan Pupuk Sriwijaya 1B yang ‘mengakibatkan’ dimilikinya perusahaan tersebut oleh PT Pupuk Sriwidjaja (yang jadi holding company seluruh pabrik pupuk di Indonesia).

Kesemua cerita di atas ada yang sengaja (by design) atau yang tidak sengaja. Tapi intinya, apapun latar belakangnya dulu, harusnya ada sinergi yang kuat antara pihak yang membeli dan pihak yang terbeli. Setidaknya memperkuat posisi si EPC company tersebut untuk jadi andalan di industri yang diikuti oleh ‘gurita’ sang pembeli.

Categories: Other Issues