Archive

Archive for July, 2008

Analisa: Top 25 Design Firms

Menarik sekali mencermati daftar perusahaan EPC di dunia yang disusun peringkatnya oleh ENR (updated yearly). Berikut analisa sekilas dari saya:

Cakupan services yang dicakup oleh daftar ini sangat luas. Jadi EPC yang terdaftar di sini juga terlibat dalam building / architectural, pharmaceutical bahkan sampai aerospace. Karena ENR basis nya di USA dimana semua industri berskala raksasa, tidak mengherankan jika pengklasifikasian yang digunakan sangat luas.

Peringkat 1, 2, 3 belum pernah beredar di Indonesia. URS dan Jacobs punya regional office di Singapore, tapi saya pribadi belum pernah mendengar kiprah signifikan mereka di oil and gas. Setau saya Jacobs punya andil dalam design Changi Airport, sementara URS Consulting Singapore lebih fokus ke geotechnical services. AECOM lebih banyak di infrastructure termasuk transportasi.

Fluor tentu semua ingat kiprahnya di cilacap dulu dan sekarang mereka sibuk join dengan Tripatra untuk services di Caltex Sumatera.  Isu yang saya dengar Fluor akan buka office gede di Singapore dan mulai mencari talenta engineer terbaik di indonesia.

Shaw grup setau saya saat ini banyak bekerjasama dengan grup Rekayasa Industri untuk beberapa project Geothermal mereka.  Bechtel masih belum tampil lagi di Indonesia setelah bubarnya Purna Bina Indonesia (PBI) mungkin masih sibuk dengan infrastructure di negeri-negeri perang seperti Irak dan lainnya.

Di Indonesia, KBR termasuk dianggap sukses dalam detail engineering LNG Tangguh dan konon kabarnya mereka akan ‘tenggelam’ dalam kesibukan project Ras Tanura dengan manhour engineering yang gila-gilaan (kalau tidak salah sekitar 2 juta m/h). Oya, sejak tahun lalu mereka tidak lagi berada di bawah grup Halliburton.

Foster Wheeler saat ini sibuk dengan Petronas Malaysia untuk beberapa revamp project dan kabarnya banyak talenta engineer Indonesia yang tengah bekerja di sana dengan rate yang sempat ditengarai salah satu tertinggi di region ini. Isu terakhir adalah mereka tertarik di project2 pharmaceutical di tanah air tapi masih belum terdengar kabar beritanya.

Pembaca tentu sudah tau AMEC ada office di jakarta, namun berita terakhir di kalangan professional engineer bahwa join company AMEC-MMC sangat perlu banyak orang untuk office mereka di KL untuk eksekusi (salah satunya) giant project Shell Malampaya Philipina.

Black and Veatch di Indonesia masih sibuk dengan project2 pembangkit dan water-based project, meski dulu pernah terdengar akan berpartisipasi dalam LNG Mini Scale di tanah air. Worley Parsons Indonesia juga sedang sibuk  untuk project2 well head platform untuk beberapa KPS di tanah air.

Demikian analisa sekilas dari saya.

Dear readers, please update…

Categories: EPC and Migas

Top 25 Design Firms (EPC) for 2008

July 21, 2008 4 comments
1 1 URS Corp., San Francisco, Calif.† EAC
2 2 Jacobs, Pasadena, Calif. EAC
3 3 AECOM Technology Corp., Los Angeles, Calif.† EA
4 4 Fluor Corp., Irving, Texas† EC
5 5 CH2M HILL, Englewood, Colo.† E
6 10 The Shaw Group Inc., Baton Rouge, La.† EC
7 6 Bechtel, San Francisco, Calif.† EC
8 8 Tetra Tech Inc., Pasadena, Calif.† E
9 7 Parsons, Pasadena, Calif.† EC
10 9 KBR, Houston, Texas† EC
11 12 Foster Wheeler Ltd., Clinton, N.J.† EC
12 11 AMEC, Atlanta, Ga.† EC
13 13 Parsons Brinckerhoff Inc., New York, N.Y.† EAC
14 18 MWH Global, Broomfield, Colo.† EC
15 14 Black & Veatch, Overland Park, Kan. EC
16 19 HDR, Omaha, Neb.† EA
17 16 Earth Tech Inc., Long Beach, Calif.† EC
18 15 Louis Berger Group, Morristown, N.J.† EAP
19 ** CB&I, The Woodlands, Texas† EC
20 21 WorleyParsons Corp., Houston, Texas† EC
21 26 Mustang Engineering, Houston, Texas E
22 27 HNTB Cos., Kansas City, Mo.† EA
23 20 Arcadis US, Highlands Ranch, Colo.† E
24 22 CDI Engineering Solutions, Philadelphia, Pa.† EC
25 32 HOK, St. Louis, Mo.† AE
Categories: Other Issues

Dua EPC company sebagai finalis MAKE award

2008 KNOWLEDGE SHARING & MAKE AWARD EVENT
Selasa,15 Juli 2008 12:11
Sebagai komitmen Dunamis untuk selalu berpartisipasi dalam transformasi Indonesia menjadi Knowledge Country, maka pada tahun 2008 ini Dunamis kembali mengadakan Indonesia MAKE (Most Admired Knowledge Enterprise) Study yang dimulai pada bulan Februari 2008. Ajang ini merupakan acara knowledge sharing & MAKE award mengambil tema “Celebrating KM in Indonesia.”Menteri Negara Riset dan Teknologi, Kusmayanto Kadiman berkesempatan menghadiri acara penganugerahan Indonesian Most Admired Knowledge Enterprise (MAKE) tersebut, yang diselenggarakan di Hotel Mulia, 15 Juli 2008. Adapun delapan belas finalis yang memenuhi kriteria MAKE antara lain Astra International, Bank BCA, Binus University, BPKP ( Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan), FIF (Federal International Finance), IBM Indonesia, Indonesia Power, ITB (Institut Teknologi Bandung), LOWE Indonesia, Medco Energi Internasional, PJB (Pembangkitan Jawa Bali), PLN, Rekind (Rekayasa Industri), Telkom Indonesia, TNT Indonesia, UT (United Tractors), WIKA (Wijaya Karya), dan XL (Excelcomindo Pratama. Dan yang berhak untuk mewakili Indonesia di tingkat regional adalah Astra Internasional, Excelcomindo Pratama dan Telkom Indonesia.

Kusmayanto Kadiman dalam sambutannya menjelaskan knowledge sharing dapat dijadikan tradisi yang melembaga pada setiap tingkatan di berbagai lapisan masyarakat Indonesia baik akademisi, pebisnis maupun pelaksana kebijakan di pemerintah, yang akrab disebut ABG (Academician, Business, and Government). Sedangkan pengetahuan adalah konstruksi berbagai informasi yang memiliki konteks, yang apabila dimanfaatkan secara bersama (sharing) akan memperkaya nilai-nilai kearifan baru yang terkandung di dalamnya, sehingga dapat mewujudkan masyarakat Indonesia yang cerdas dan kreatif dalam peradaban yang berlandaskan pengetahuan sebagai “way of life”nya, (humasristek)

=========
selamat kepada pt rekayasa industri dan pt wijaya karya yang meraih posisi finalis. ini membuktikan bahwa EPC company memang ‘komunitas berpengetahuan’…
sekali lagi, selamat…
Categories: EPC and Migas

Naiknya rate engineer di Jakarta

July 17, 2008 5 comments

seperti biasa, concern utama dari para ‘serdadoe bajaran’ alias professional engineer yang sering pindah dari project ke project adalah ‘berapa sih rate engineer di jakarta’.

bukan rahasia lagi bahwa rate di jakarta untuk engineer berpengalaman termasuk rendah jika dibandingkan dengan rate di kawasan sekitar seperti KL, Bangkok dan Singapore. kenapa rendah? padahal secara kualitas engineer kita gak kalah dengan engineer di mana pun (ini utk case yang berpengalaman ya) karena toh project2 yang dikerjakan oleh engineer2 kita adalah worldclass project dengan quality control yang ketat pula.

ada banyak jawaban, salah satunya adalah biaya hidup di jakarta yang lebih murah. apa benar? kayaknya gak juga. dilihat dari harga barang2 tertier (mobil, handphone etc), kayaknya jakarta sama aja dengan kota2 lain di asia tenggara, malah mungkin lebih mahal. tapi kalo dilihat dari harga barang2 primer (makanan, transportasi, listrik) jakarta harus diakui lebih murah. 

berita yang beredar, saya dengar rate di jakarta sudah mulai naik. untuk case para engineer di EPC pengalaman 10 tahun saja, saya dengar sudah bisa masuk diangka 30 juta lebih perbulannya. pengalaman 12 tahun saja sudah ada yang berani bayar 40 jutaan lebih. tapi memang gak bisa digeneralisir karena rata-rata masih banyak yang dibawahnya.

dari statistik sementara di kalangan teman2 EPC di jakarta, sepertinya untuk 10 tahun pengalaman, jika di EPC lokal berkisar antara 15-20 juta perbulan, sementara jika di EPC asing berkisar antara 22-28 juta perbulan. yang berani bayar lebih (30 an) biasanya karena memang si engineernya sudah ‘outstanding’ level atau karena si EPC-nya sudah ‘putus asa’ karena gak dapat-dapat ‘serdadoe’ untuk project mereka yang big scale dan tight scale.

mudah2an saya cukup objective, karena meski saya bergerak di industri EPC saat ini saya bukan bekerja di EPC company tapi di PSC yang notabene adalah client dari EPC companies.

apapun dari itu semua, syukurilah rezeki yang kita dapat, dan jangan lupa membayar zakat dan bersedekah.

Categories: EPC and Migas

Law of Attraction

July 16, 2008 1 comment

beberapa minggu belakangan ini saya sedang mencermati teori ‘law of attraction’ yang sedang ramai saat ini dibicarakan, terutama setelah peluncuran film ‘the secret’ dan juga buku yang best seller ‘quantum ikhlas’ dari erbe sentanu.

pada intinya law of attraction menyatakan bahwa manusia adalah medan magnet yang berkekuatan luar biasa besar dan mampu ‘menarik’ apa2 yang difokuskannya untuk menjadi kenyataan. jika kita berperasaan (bukan cuma berfikiran) positif terhadap sesuatu insyaalllah akan jadi kenyataan.

 

secara umum hal2 seperti ini sudah banyak dirasakan oleh sebagian besar dari kita, dimana saat kita ingin sesuatu (ada syaratnya: fokus dan IKHLAS) dengan perasaan positif gak lama kemudian akan jadi kenyataan. kebalikannya, jika kita ‘ketakutan’ akan sesuatu, biasanya yang ditakuti akan menjadi kejadian.

sebenernya hukum ini sama saja dengan hukum ‘husnusdzhon’ alias bersangka baik. hanya saja, kali ini ditambahkan dengan beberapa attribut:

harus fokus, visualisasikan keinginan kita (baik dengan gambar maupun tulisan), selalu optimis dan terutama sekali: lakukanlah dengan ikhlas…

Categories: islam

Prof. Ir. Said D Jenie ScD

July 15, 2008 3 comments

Innalillahi wa innailaihi rajiun.

pembimbing kepala tugas akhir saya saat undergrad di ITB (saat itu juga menjabat Ketua Prodi) meninggal dunia Jumat lalu. beliau terakhir menjabat sebagai Kepala BPPT. Berita detail di sini

ada banyak kenangan saya bersama beliau, bahkan sebelum saya kenal beliau. dulu, saat SMA saya pernah baca artikel tentang jurusan aeronautika itb yang di pimpin beliau. terbayang di benak saya saat itu betapa ‘keren’nya kuliah tentang masalah teknik penerbangan dibimbing seorang yang bernama Said D Jenie (dulu saya menyangka beliau ‘bule’ karena nama belakangnya). yang ada dilamunan saya dulu adalah saya hadir di ruang kelas yang rapi dengan jumlah mahasiswa yang sedikit dan mendapat bimbingan dari seorang ‘bule’ tadi khusus tentang perancangan pesawat…

..and the dreams come true. alhamdulillah saya bisa tembus umptn dan bisa kuliah disana. gambaran waktu SMA tadi menjadi kenyataan, meski ternyata Pak Said itu orang Indonesia asli (meski kepakarannya – saya yakin – jauh melebihi kepakaran orang bule di dunia penerbangan).

selama kuliah tentu saya diajar langsung oleh beliau dan bahkan melaksanakan tugas akhir dibawah bimbingan beliau (meski melalui dosen yang lain karena beliau sudah sibuk sekali saat itu untuk N250). malah, seingat saya dulu, saya juga pernah menjadi asisten beliau untuk matakuliah ‘pengantar sistem satelit’.

yang berkesan dari beliau adalah ide tentang ujian oral instead of writing test. beliau sering sekali menceritakan pengalaman beliau kuliah di MIT dimana ujian dilakukan secara oral dan presentasi dimana mahasiswa hanya dibekali satu pesawat model dan diminta menerangkan prestasi atau dinamika pesawat secara langsung (seperti bagaimana menerangkan angle of attack atau sidewind take-off dengan menggunakan alat bantu peraga pesawat model tadi).

selamat jalan pak said. semoga jasa-jasamu dibidang penerbangan menjadi modal para penerusmu untuk memajukan dunia dirgantara indonesia.

semoga Allah SWT mengampuni beliau dan melapangkan jalannya di hari pembalasan nanti.

Categories: Common

4 working days… good idea!

Beberapa company di Jakarta saat ini sedang mewacanakan berlakunya 4 (atau 4.5) hari kerja dalam seminggu. Ini rencana menarik mengingat semakin melelahkannya perjalanan ke kantor (alhamdulillah saya gak terlalu capek karena rumah – kantor cuma 7km) ditambah kemacetan yang dahsyat. Belum lagi isu energi (konsumsi untuk PC / laptop, lampu, Aircond, etc, lift, etc) di perkantoran.

Detailnya kira2 begini:

Pekan pertama, senin sampai kamis ngantor 9 jam. Jumat nya 8 jam. Pekan kedua, senin sampai kamis ngantor 8 jam, jumatnya libur blas. Demikian berulang seterusnya

atau,

sama dengan atas, hanya saja setiap jumat cuma kerja 4 jam.

Dua alternative tsb sangat menarik karena bisa menambah quality time for familiy dan for ourselves. juga for our future (merintis bisnis sendiri misalnya)…

 

Categories: Common