Archive

Archive for November, 2008

Berita menyedihkan: why Medco have to award foreign EPC?

November 7, 2008 3 comments

Senoro Tunjuk JGC Bangun Kilang Gas Alam Cair
Selasa, 4 November 2008 | 10:01 WIB

JAKARTA,SELASA – Diam-diam konsorsium PT Medco Energi International Tbk, PT Pertamina (Persero) dan Mitsubishi Corporation sebagai pengelola Blok Senoro telah menunjuk Japan Gas Corporation (JGC) untuk membangun kilang gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG). Namun, rencana pembangunan kilang yang sedianya rampung pada 2010 itu tersendat karena pihak Medco meminta deskalasi harga proyek mengingat harga bahan baku sedang turun.

Setelah melalui rangkaian proses beauty contest, konsorsium akhirnya menentukan JGC sebagai perusahaan yang akan melakukan Engineering, Procurement, Construction (EPC) kilang LNG Donggi Senoro. “Saya lupa perusahaan mana saja yang disingkirkan, tetapi yang pasti untuk kontraktornya proyek Donggi Senoro sudah firm diberikan kepada JGC,” ujar Komisaris Utama Medco Energi Hilmi Panigoro, kemarin.

Read more…

Categories: Other Issues

Factory Acceptance Test: New Orleans trip

November 7, 2008 1 comment

Beberapa waktu yang lalu, selama sepekan saya melakukan FAT (Factory Acceptance Test) untuk Offshore Pedestal Crane di New Orleans, Louisiana, US. Kebetulan project yang sedang saya kerjakan membeli peralatan ini untuk dipasang di Wellhead Platform.

FAT adalah satu tahapan inspection and testing yang bertujuan untuk memeriksa kualitas equipment yang dibeli (kualitas fisik dan kemampuan kinerja) langsung ditempat dimana equipment tsb dibuat / di rakit. Juga ditujukan sebagai persiapan pengecekan sebelum pengiriman / shipping ke area project.

Tentu yang menjadi patokan adalah spesifikasi yang disepakati pada saat pembelian, baik spesifikasi fisik (kelengkapan alat) maupun performance (kinerja) yang dapat dilakukan equipment tersebut.

Setelah inspeksi (kelengkapan alat / fungsi serta pemeriksaan kualitas fisik) dan testing (pengetesan fungsi dan performance) maka baik user, contractor, maupun vendor harus menanda-tangani berita acara acceptance dari equipment tersebut. Tidak harus 100% full acceptance, bisa saja ada beberapa minor punch list yang dirasa tidak signifikan dan bisa diperbaiki oleh vendor sesaat sebelum pengiriman.

Seingat saya ini adalah kali ke 4 saya melakukan FAT overseas – kalo yang dalam negeri sih sudah sering. Tahun 2005 di Edmonton Canada (untuk Glycol Dehydration Package) , tahun 2006 di Tulsa Oklahama US (untuk Gas Engine Generator) dan tahun 2007 di Rayong, Thailand (untuk Reciprocating Compressor).

Khusus untuk trip yang kali ini, saya pergi sendirian dari tanah air. Biasanya sih, selalu disertai dengan owner (saat saya masih kerja di EPC dulu) dan staf dari BP Migas. Saya mengambil rute: Jakarta – Tokyo – Dallas – New Orleans, dengan JAL (alhamdulillah dapet business class jadi bisa santai).

Sebenernya testing dilakukan di Houma, kota kecil sekitar 1.5 jam drive dari New Orleans. Namun karena kota itu baru saja terkena badai / hurricane di pertengahan tahun ini, maka saya terpaksa harus menginap di New Orleans karena seluruh akomodasi di kota tsb dipergunakan oleh para pekerja yang memperbaiki infrastrukture.

1

Categories: Other Issues