Archive

Archive for December, 2009

Welcome: Steam Turbine made in Indonesia

December 26, 2009 Leave a comment

ini berita yang sangat mengembirakan. di tengah dominasi OEM dari luar untuk hampir semua major rotating equipment, akhirnya ada badan usaha nasional yang mempelopori pembuatan steam turbine.

Equipment lain seperti pompa, gas engine, generator sudah banyak di buat di Indonesia, namun untuk Steam Turbine setau saya ya baru NTP ini…

para investor maupun EPC company yang bergerak di bidang power plant (geothermal maupun combined cycle) setidaknya sudah ada alternatif vendor buatan Indonesia…

dari bisnis.com (July 2009)

============

Meskipun belum go public, Direktur Utama PT Nusantara Turbin dan Propulsi (NTP) akan memperlakukan anak perusahaan PT Dirgantara Indonesia (DI) yang dipimpinnya layaknya sebuah perusahaan terbuka untuk mempercepat perkembangan perusahaan.
Read more…

Categories: EPC and Migas

Update: Project LNG Inpex Masela

December 25, 2009 Leave a comment

23 Desember lalu, Inpex Masela Ltd membuka tender feasibility study untuk leasing Floating LNG. seperti diketahui Inpex adalah pemain lama di oil and gas Indonesia, hanya saja selama ini mereka biasanya selalu bertindak sebagai Participating Interest, dan belum pernah bertindak sebagai major operator.

Yang menarik dari tender feasibility study tersebut adalah keharusan local content sebesar 35% (ini sesuai semangat dari BP Migas yang belakangan ini sangat menaruh perhatian terhadap masalah ini). Juga persyaratan tentang ‘berpengalaman di bidang LPG FPSO’ (bukannya LNG FPSO yang relatif sangat sedikit di dunia).

sependek sepengetahuan saya, saat ini yang sudah beroperasi di Indonesia untuk LPG FPSO ada di Pertamina ONWJ (Ardjuna Sakti) yang sudah cukup tua, kalo tidak salah sejak tahun 1975 (dari jaman masih dimiliki Arco?).

setidaknya ini langkah maju dari berita sebelumnya (lihat disini) dimana sekarang kelihatannya opsi yang dipilih sudah mengarah ke floating production system (dengan sistem leasing).

seperti diketahui, blok Masela / Abadi ini terletak diperbatasan dengan Australia dan diduga memiliki cadangan sampai 10 TCF. rencana POD oleh Inpex ini diperkirakan menjadi USD 14.5 milliar.

Categories: EPC and Migas

Truba dipimpin mantan menteri

December 25, 2009 2 comments

mungkin banyak yang belum tahu kalau sejak mid November lalu, Truba Jaya Engineering dipimpin oleh Pak Erman Suparno (mantan menteri tenaga kerja dan transmigrasi 2005-2009).

TJE masih serius menggeluti proyek2 konstruksi di bidang power plant seperti 1x660MW di Paiton dan juga Tanjung Jati – B 2 x 660 MW.

Awalnya TJE bernama Truba Jurong Engineering (gabungan Tri Usaha Bakti / grup TNI-AD dan Jurong Engineering dari Singapore). Mulai tahun 2007, namanya berubah menjadi Truba Jaya Engineering (Jurong Eng tidak lagi sebagai pemilik saham).

Berita tentang posisi Presdir di TJE diambil dari sini

Jakarta, RMexpose.Kemana Erman Suparno setelah tidak lagi menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi? Di Wisma PSM, Tanjung Barat, Pasar Minggu, kini Erman bisa ditemui. Kembali ke habitat lama, menjadi profesional di bidang konstruksi.

Read more…

Categories: EPC and Migas

Kandidat pemenang E1 Pertagas NGL Project

December 16, 2009 2 comments

merujuk ke pemberitaan sebelumnya, pada perkembangan berikutnya PT Tripatra Engineering & Construction (TPEC) menjadi the lowest bidder pada angka sekitaran USD 132 juta.

biasanya pada semua project Pertamina dimana lowest bidder selalu menang, maka posisi TPEC sangatlah kuat untuk menjadi pemenang.

selamat kepada Tripatra: anda memang benar-benar kebanjiran project!

Categories: EPC and Migas

Diskusi: karir di mechanical engineering

December 15, 2009 2 comments

dibawah adalah salah satu diskusi yang saya lakukan dengan salah seorang rekan pembaca blog ini. saya kira cukup menarik untuk ditayangkan disini.

Pertanyaan:

Saya tertarik untuk berprofesi menjadi mechanical engineer, terutama rotating engineer, di perusahaan konstruksi namun sayangnya saya tidak ada pengalaman untuk itu. Pekerjaan saya saat ini menjadi business development, lebih karena kebetulan dan kebutuhan pada saat itu, yang ternyata pekerjaannya tidak nyambung dengan mechanical engineer. Itulah sebabnya saya berniat untuk pindah perusahaan.
Jika boleh saya minta saran bapak, bagaimana seharusnya jalur yang seharusnya saya ambil untuk bisa berprofesi menjadi mechanical engineer?Kebanyakan lowongan di perusahaan konstruksi mengharuskan pengalaman 3-5 tahun, walaupun ada untuk fresh graduate, biasanya dicari yang umurnya tidak lebih dari 25. umur saya sudah masuk 28 tahun depan, dan sepertinya saya juga sudah tidak cocok lagi masuk sebagai fresh graduate.
Ilmu yang bapak bilang didapatkan di office, apakah tidak memungkinkan untuk dicari bahannya dan bisa dipelajari sendiri? sehingga nanti pada saat wawancara, saya bisa menunjukkan bahwa saya paham mengenai pekerjaan mechanical engineer di bidang EPC.
terima kasih pak atas diskusinya.

Jawaban:

Read more…

Categories: EPC and Migas

Tahun 2010: South Mahakam Total dimulai

December 10, 2009 13 comments

menyambung berita sebelumnya, berikut adalah update perihal project lapangan South Mahakam oleh Total.

dari ‘kacamata’ pelaku EPCI migas upstream, setidaknya menunjukkan tambahan peluang dengan mengikuti tender/bid pekerjaan offshore selain project APN milik Pertamina ONWJ (yang sekarang sedang FEED) dan project Bukit Tua Petronas Carigali Ketapang (yang juga sedang FEED).

Yang patut dicermati adalah tidak terdengarnya sepak terjang McDermott yang diisukan segera akan ‘menutup garasi’ dalam tahun ini….

dari http://www.upstreamonline.com

The first two tender packages cover the fabrication of topsides and jackets, respectively, for three tripods. Two other separate packages were issued for the transportation and installation of the three tripods and the installation of the offshore pipelines.

Read more…

Categories: EPC and Migas

Burnt money in finding energy: normal risk?

December 9, 2009 Leave a comment

berita ini cukup lama, tapi masih menggelitik bagaimana suatu giant oil company memutuskan untuk huge cost exposure yang akhirnya hanya menemukan dry well. memang itu sudah resiko dan juga dalam rangka menunaikan komitmen ke BP Migas, tapi tetap saja uang terbakar tersebut akan di’bayar’ oleh rakyat Indonesia melalui mekanisme cost recovery.

dari Sunandar PS-PME Indonesia (www.pme-indonesia.com)

Bor 2 Sumur di Makasar, Exxon Habiskan US$200 Juta

JAKARTA – PT Exxon Mobil Indonesia telah menghabiskan investasi sekitar US$200 juta untuk pemboran dua sumur eksplorasi di lapangan laut dalam Makassar Strait. Namun, sampai saat ini masih belum ditemukan cadangan minyaknya.

“Kami telah membor masing-masing satu sumur eksplorasi di blok Surumana dan Mandar, lapangan Makassar strait. Adapun investasi satu sumur eksplorasi masing-masing US$100 juta,” Kata Presiden Direktur PT Exxon Mobil Indonesia, Tery Mcphail di Jakarta, Selasa (1/12) malam.
Tery menambahkan total investasi tersebut masih belum diperhitungan dalam cost recovery.

Read more…

Categories: EPC and Migas