Archive

Archive for January, 2010

Rencana Pertamina mengakuisisi ConocoPhillips

January 22, 2010 Leave a comment

kembali terdengar agresivitas pertamina untuk meningkatkan kapasitas produksi migas nya, barangkali untuk mengejar ketertinggalan setelah selama ini sepertinya ‘tertidur’ pulas.

khusus untuk pengembangan oleh ConocoPhiliips di North Belut (EPCI CPPnya dilakukan oleh McDermott, dimulai Januari 2007 dan load-out Juni 2009) produksi pertamanya telah dilakukan sekitar november 2009 lalu. kalau tidak salah, produksi gas akan mencapai 265 – 315 MMSCFD dan oil sekitar 20-30ribu bpd. angka yang cukup signifikan.

mari kita lihat realisasi dari agresivitas pertamina ini, tentu yang paling terdekat adalah realisasi dari rencana lain yaitu pertamina akan mengambil alih blok Mahakam yang seharusnya keputusan sudah ada di bulan Jan-Feb ini.

setidaknya jika pertamina tumbuh terus dan berkembang, porsi lokal dalam setiap project offshore EPCI yang akan dilakukan, akan meningkat dan memberikan nilai tambah bagi para engineer lokal yang terlibat. semoga.

berita detail dari web.bisnis.com, 21 Jan 2010

JAKARTA: PT Pertamina (Persero) siap mengakuisisi seluruh aset ConocoPhilips di Indonesia setelah perusahaan yang bermarkas di Houston, Texas, Amerika Serikat, itu mengumumkan rencana menjual asetnya bernilai US$10 miliar yang ada di luar negeri.

Dalam rangka itu, BUMN minyak dan gas itu telah menyediakan dana untuk kepentingan merger dan akuisisi senilai US$1 miliar, sementara untuk rencana akuisisi aset ConocoPhilips itu diperkirakan membutuhkan dana US$600 juta -US$700 juta.

Vice President Merger dan Akuisisi Pertamina Bayu Kristanto mengemukakan persero kini akan lebih gencar meningkatkan nilai perusahaan dengan mencari peluang, baik merger maupun akuisisi, dengan menggunakan strategi pendekatan aset level, induk perusahaan dan government to government.

“Kami kini gencar mengincar beberapa peluang, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Salah satunya adalah aset ConocoPhilips di Indonesia. Dalam rangka kepentingan itu, kami telah menyiapkan dana US$600 juta-US$700 juta,” ujarnya kemarin.

Khusus di Indonesia, ConocoPhilips memiliki aset berupa blok a.l. Arafura Sea, South Natuna Sea Block B, South Jambi. Dalam rangka kepentingan itu, lanjutnya, Pertamina telah mengajukan ketertarikan itu ke Houston, markas ConocoPhilips.

Perusahaan asal Amerika Serikat itu telah mengumumkan rencana menjual aset yang ada di luar negeri dengan nilai US$10 miliar. Program penjualan itu merupakan program pelepasan aset periode 2010-2011. “Kami juga berencana membeli perusahaan migas yang listed di luar negeri selain beberapa peluang di Angola, Kazakstan, Vietnam dan Australia,” ujar Bayu.


Advertisements

Tahapan pengembangan blok migas

January 17, 2010 2 comments

tulisan singkat berikut mencoba menjelaskan secara concise tahapan tipikal suatu blok migas dari awal sampai akhir:

1. Pemenangan suatu wilayah kuasa dimana tendernya dilakukan oleh pemerintah (melalui BP Migas). setelah diumumkan maka pemenang biasanya akan membayar semacam ‘commitment fee’ (atau signature bonus) kepada pemerintah.

tentang signature bonus ini mungkin masih ada yang ingat berita tentang menangnya Hess Indonesia di Semai V yang salah satunya diberitakan karena Hess memberikan signature bonus yang paling tinggi (kalau tidak salah sekitar USD 40 mill) dibandingkan Pertamina (yang cuma di angka USD 15 mill)

2. Tahapan Explorasi. di tahapan ini si pemenang harus membuktikan bahwa memang ada kandungan migas di wilayah kuasa (WK) yang dimenanginya. disini peranan G&G (Geologist & Geophysict) serta reservoir engineer menjadi sangat vital. Exploration drilling dan juga appraisal drilling dilakukan di tahapan ini. di tahapan ini services company seperti Schlumberger, Halliburton dan lain sebagainya juga terlibat membantu company.

Read more…

Status baru JOB Jambi Merang

January 15, 2010 Leave a comment

kemarin secara resmi proses pengambil-aihan indirect interest Hess ke Talisman di JOB Pertamina Jambi Merang telah dilakukan.

seperti diketahui, JOB Jambi Merang ini terdiri dari 2 project yaitu pipeline dan juga plant facilities yang lokasinya cukup remote di daerah Jambi (Sungai Kenawang dan Pulau Gading). PSC block ini sejauh yang saya tahu pekerjaan EPCI nya masih belum selesai (plant oleh Tripatra dimulai tahun 2007,  pipeline oleh Rekin juga tahun 2007) dan issue terbesar dari pekerjaan di plant adalah adanya perubahan scope yang cukup signifikan.

berikut berita detail dari pme-indonesia.com

Kamis, 14 Januari 2010

Talisman Energy Acquires Stake in Jambi Merang PSC

PME Indonesia

JAKARTA-Indonesia – January 13, 2010 – Talisman Energy Inc. announced that its wholly owned subsidiary, Talisman Coöperatief U.A., has acquired all of the shares of Hess (Indonesia-Jambi  Merang) Limited, for an undisclosed sum.  As a result the company will gain an indirect 25% interest in the Jambi Merang production sharing contract, (“PSC”), onshore Sumatra, Indonesia, and in the JOB Pertamina-Hess Jambi Merang joint operating body (JOB). Hess (Indonesia-Jambi Merang) Limited is assistant operator, with PT Pertamina Hulu Energi Jambi Merang (Pertamina) as operator, under Indonesia’s joint operating body structure.

The Jambi Merang PSC is adjacent to the Corridor PSC where another Talisman subsidiary holds a 36% non-operated interest.

“This is an excellent fit and expands Talisman’s footprint in South Sumatra,” said Ron Aston, Vice President and General Manager.  “We are delighted to be extending our relationship with Pertamina and building on our extensive experience working within the JOB structure as we jointly bring the Block’s ongoing gas and liquids development to first production.”

Categories: EPC and Migas

Kelanjutan Proyek Petronas Muriah

January 14, 2010 1 comment

di tv-one beberapa hari lalu ada wawancara dengan Dahlan Iskan, dirut PLN yang baru, yang menyoroti masalah belum adanya pasokan gas untuk PLTG Tambak Lorok milik PLN. disebutkan bahwa PLN akan meminta dengan serius jaminan pasokan ini.

seperti yang banyak diketahui, PLTG Tambak Lorok akan disuplai gas oleh Pertamina EP (melalui Pertamina PPGJ – sekarang sedang tender EPCC) dan Petronas Muriah Ltd (siap award Detail Engineering ke Technip). kedua project tsb boleh dibilang bermasalah, Pertamina harus mentender ulang karena AFE nya terlalu rendah, sementara Petronas harus meng-hold semua kegiatan pengadaan (termasuk siap award ke Technip) karena ada masalah dispute pipeline dengan Bakrie.

jika kedua project ini jalan, ini berita bagus buat para EPC company di Indonesia baik yang spesialis onshore (untuk PPGJ) dan offshore (untuk Muriah).

berikut berita detailnya dari bisnis indonesia 12 jan 2010, khususnya perkembangan Proyek Petronas Muriah…

Read more…

Categories: EPC and Migas

menanti DME Plant di Indonesia

January 10, 2010 11 comments

sejauh ini setau saya belum pernah ada DME Plant di Indonesia. pertengahan tahun lalu sempat dikabarkan bahwa PT Pertamina dan PT Arrtu Mega Energie akan berkolaborasi untuk membangun DME Plant di daerah seputaran Eretan, Indramayu, Jawa Barat. berita yang saya dengar, akhirnya Arrtu Mega Energie jalan sendiri dan saat ini sedang menggarap fase engineeringnya bersama Lurgi, Jerman.

DME sendiri cukup menarik sebagai alternatif LPG. beberapa negara sudah memulainya seperti Jepang dan Australia.

aplikasinya di Indonesia? mari kita tunggu perkembangan dari project Arrtu Mega Energie ini yang diwartakan akan berkapasitas 2 x 400ribu TPA (ton-per-annum).

tentunya ini menjadi peluang menarik para EPC company untuk mulai mendalami teknologinya dan siap menyambut peluang-peluang project EPC DME Plant dimasa mendatang.

ilustrasi proses DME dapat diintip disini

berita lain tentang DME dari pme-indonesia.com seperti berikut…

Read more…

Categories: Other Issues

McDermott dan Singgar-Doris Jakarta tutup?

January 9, 2010 15 comments

dari berita (dan fakta) yang beredar, diwartakan bahwa McDermott Jakarta office yang fokus di Engineering sedang melakukan perampingan besar-besaran. McDermott Jakarta ini secara business sejatinya memang ‘terpisah’ dari McDermott Batam yang saat ini masih terus fokus untuk fabrikasi offshore platform.

yang saya dengar, beberapa engineer-engineer di McDermott yang sudah pindah ke Saipem – tinggal nyebrang jalan karena kantornya memang berhadap-hadapan. ada juga yang nyangkut di Pertamina Hulu Energi dan beberapa di konsultan dan kontraktor /PSC lainnya.

selain McDermott, Singgar-Doris jakarta (yang berkantor di GKBI) digosipkan sudah menutup garasi alias tutup. tapi menurut pembaca berikut, berita ini dibantah (lihat comment dibawah):

==================================================

Maaf sedikit meluruskan bahwa singgar doris itu belum tutup dan sampai sekarang belum ada perjanjian atau kesepakatan antara pemilik kedua belah pihak untuk mengakhiri kerja sama

==================================================

Sing-Dor adalah joint business antara Singgar Mulia (yang berkantor di Jl. Pakubuwono dan terakhir sibuk dengan project PetroChina dan PHE ONWJ) dan Doris Engineering dari Perancis.

dengan berita dua engineering company spesialis offshore tersebut, ada 2 hal yang harus dilihat. yang pertama tentu adalah tersedianya para professional engineer kawakan bidang offshore di bursa tenaga kerja dari kedua company ternama tersebut yang tentunya harus segera hunting job. ini tentu bagus untuk company lain yang sedang kelabakan mencari engineer mumpuni untuk pekerjaan mereka.

hal lain yang terlihat adalah adanya indikasi bahwa tahun ini kelihatannya memang tidak banyak peluang / bid baru di sisi engineering offshore. beberapa project memang sedang dilakukan (seperti Pertamina PHE ONWJ dengan Singgar Mulia untuk FEED APN, Petronas Ketapang dengan Worley untuk FEED Bukit Tua dan Premier Oil dengan Saipem/SMOE untuk EPCI Gajah Baru, Hess Indonesia dengan Gunanusa untuk EPCI CPP Pangkah, juga Salamander Energi dengan Kambuna). beberapa project malah sudah selesai (seperti FEED South Mahakam Total Indonesie oleh Sing-Dor, EPCI North Belutnya ConocoPhillips yang dikerjakan McDermott Batam dan EPCI Wellhead Platform B nya Hess yang dikerjakan Bakrie Construction).

project yang masih belum terdengar adalah Petronas Muriah, Inpex Masela, Premier Oil Anoa, Pearl Oil Sebuku dan beberapa project2 PSC lainnya yang masih berkutat di Pre FEED dan pengajuan POD/AFE ke BP Migas.

mari kita lihat perkembangan ke depan. barangkali beberapa project EPCI di atas(sebagai kelanjutan FEED yang harusnya selesai tahun ini – antara lain APN PHE ONWJ, Bukit Tua Petronas Ketapang, South Mahakam Total Indonesie) akan segera diluncurkan dan meramaikan gairah pekerjaan offshore oil and gas di tanah air….

Categories: EPC and Migas