Home > EPC and Migas > McDermott dan Singgar-Doris Jakarta tutup?

McDermott dan Singgar-Doris Jakarta tutup?

dari berita (dan fakta) yang beredar, diwartakan bahwa McDermott Jakarta office yang fokus di Engineering sedang melakukan perampingan besar-besaran. McDermott Jakarta ini secara business sejatinya memang ‘terpisah’ dari McDermott Batam yang saat ini masih terus fokus untuk fabrikasi offshore platform.

yang saya dengar, beberapa engineer-engineer di McDermott yang sudah pindah ke Saipem – tinggal nyebrang jalan karena kantornya memang berhadap-hadapan. ada juga yang nyangkut di Pertamina Hulu Energi dan beberapa di konsultan dan kontraktor /PSC lainnya.

selain McDermott, Singgar-Doris jakarta (yang berkantor di GKBI) digosipkan sudah menutup garasi alias tutup. tapi menurut pembaca berikut, berita ini dibantah (lihat comment dibawah):

==================================================

Maaf sedikit meluruskan bahwa singgar doris itu belum tutup dan sampai sekarang belum ada perjanjian atau kesepakatan antara pemilik kedua belah pihak untuk mengakhiri kerja sama

==================================================

Sing-Dor adalah joint business antara Singgar Mulia (yang berkantor di Jl. Pakubuwono dan terakhir sibuk dengan project PetroChina dan PHE ONWJ) dan Doris Engineering dari Perancis.

dengan berita dua engineering company spesialis offshore tersebut, ada 2 hal yang harus dilihat. yang pertama tentu adalah tersedianya para professional engineer kawakan bidang offshore di bursa tenaga kerja dari kedua company ternama tersebut yang tentunya harus segera hunting job. ini tentu bagus untuk company lain yang sedang kelabakan mencari engineer mumpuni untuk pekerjaan mereka.

hal lain yang terlihat adalah adanya indikasi bahwa tahun ini kelihatannya memang tidak banyak peluang / bid baru di sisi engineering offshore. beberapa project memang sedang dilakukan (seperti Pertamina PHE ONWJ dengan Singgar Mulia untuk FEED APN, Petronas Ketapang dengan Worley untuk FEED Bukit Tua dan Premier Oil dengan Saipem/SMOE untuk EPCI Gajah Baru, Hess Indonesia dengan Gunanusa untuk EPCI CPP Pangkah, juga Salamander Energi dengan Kambuna). beberapa project malah sudah selesai (seperti FEED South Mahakam Total Indonesie oleh Sing-Dor, EPCI North Belutnya ConocoPhillips yang dikerjakan McDermott Batam dan EPCI Wellhead Platform B nya Hess yang dikerjakan Bakrie Construction).

project yang masih belum terdengar adalah Petronas Muriah, Inpex Masela, Premier Oil Anoa, Pearl Oil Sebuku dan beberapa project2 PSC lainnya yang masih berkutat di Pre FEED dan pengajuan POD/AFE ke BP Migas.

mari kita lihat perkembangan ke depan. barangkali beberapa project EPCI di atas(sebagai kelanjutan FEED yang harusnya selesai tahun ini – antara lain APN PHE ONWJ, Bukit Tua Petronas Ketapang, South Mahakam Total Indonesie) akan segera diluncurkan dan meramaikan gairah pekerjaan offshore oil and gas di tanah air….

Categories: EPC and Migas
  1. Andi
    February 1, 2010 at 1:39 pm

    Maaf sedikit meluruskan bahwa singgar doris itu belum tutup dan sampai sekarang belum ada perjanjian atau kesepakatan antara pemilik kedua belah pihak untuk mengakhiri kerja sama. Mohon perhatiaannya bagi penulis untuk memberikan sumber yang sangat otentik mengenai tutup atau tidaknya suatu perusahaan, karena ini berpengaruh fatal terhadap perusahaan tsb. Mohon pertimbangan yg matang.

  2. Okky
    February 2, 2010 at 1:13 pm

    Terus kalo kasih penjelasan dong, kenapa semua tenaga asing dari Singgar Doris harus di pulang kan ke Paris? Apa ini tanda-tanda Singgar Doris memang tutup?

  3. huma
    February 9, 2010 at 6:09 pm

    denger-denger sih karena tenaga2 dari prancis nya tidak qualified. CV (experience) mereka tidak bisa dipakai untuk bersaing untuk bidding, dan dibandingkan jg dengan salary mereka yang sangat tinggi ketimbang tenaga lokal yang memiliki skill lebih baik.

  4. Okky
    February 10, 2010 at 2:03 pm

    ‎​Gimana bisa tahu kalau orang-orang dari Perancis kurang qualified? Bukankah dengan dikirimnya mereka kesini itu berdasarkan piliham dan keputusan dari atasan mereka juga?‎​ Nggak mungkin dong mereka dikirim begitu saja tanpa dipertimbangkan skill mereka. Itu sama saja meminta mereka berperang tanpa senjata. Lalu apakah kantor Singgar Doris di GKBI masih berjalan sampai saat ini seperti biasanya? tanpa tenaga asing dari Perancis lagi? Dan apakah semua tenaga asingnya di pulangkan ke perancis, yang disebut-sebut tenaga mereka sangat mahal tanpa terkecuali dan di gantikan dengan tenaga lokal?

  5. huma
    February 12, 2010 at 4:01 pm

    Cara tau apakah org2 prancis qualified atau tdk adalah bertanya kpd org2 lokal di singgar doris.
    Semua karyawan yg bekerja di suatu prsh termasuk yg dr perancis logikanya pasti dong disetujui atasan. Apalagi kalo atasannya orang perancis juga.
    Pertimbangan dikirim ke jakartanya blm tentu karena skilk mrk hebat, bs jd karena itung2 menambah experience org2 perancisnya, atau kepentingan bisnis.
    Kalo mau tau status resmi singgar doris tentunya hrs ditanyakan ke manajemennya langsung.

  6. ASFAR ARIEF
    February 14, 2010 at 4:08 am

    Sebagai mantan praktisi HRD saya punya pengalaman untuk mengetahui si-bule yang akan didatangkan ke Indonesia sebagai expatriates itu, apakah betul-betul qualified atau tidak. Caranya adalah dengan mengadakan workshop bersama antara local staff dengan para expatriates tersebut, libatkan semua staff local yang akan menjadi pendamping mereka. Di w/shop itu setiap expatriate itu harus mem-presentasikan lengkap mengenai job yg akan dilakukannya.
    Kemudian dia harus membuat TRAINING PLAN bagi pendampingnya, yg juga merupakan realisasi tranfer of technology kepada local staff. Di w/shop itu akan ketahuan si bule itu competent, qualified atau tidak. Pada proses IKTA tidak banyak yang bisa diharapkan untuk menyaring para TKA itu.

  7. arya
    March 1, 2010 at 5:55 am

    Saya mantan karyawan singgar-doris yg termasuk 6 orang pertama yg di release (istilah dari manajemen sing-dor begitu). Ada beberapa hal yg ingin saya sampaikan. Pertama, semua karyawan sing-dor (yg saya liat parameter terakhirnya adalah IT engineer) sudah di release sekarang, jadi memang seperti kantor yg “mati”. Tetapi karena adanya kontrak antara SM dan doris dengan TOTAL, jadi di atas kertas jelas belum tutup sampai kontrak tersebut berakhir. Kedua, aneh tapi nyata memang, yg dikirim dari perancis (doris) ke GKBI adalah expat yg CV nya pun tidak memenuhi kualifikasi tender/bid yg ada. Diakui oleh salah seorang expat yg sudah kembali ke negaranya, di perancis sendiri terjadi pergeseran manajemen yg membuat beberapa key person resign karena suasananya tidak kondusif lagi (hal spt ini tidak di indonesia saja). Jadi yg dikirim ke Indonesia, pertimbangannya hanya like-dislike. Plus dijamin TOTAL utk dpt projectnya (pada akhirnya ini tidak bisa dijalankan). Ketiga, fakta yg ada, salah seorang expat muda yg menjadi PM berani berkata kasar pada para engineer lokal yg berpengalaman. Ini sudah jadi rahasia umum di sing-dor. Sudah dicoba berbicara ke manajemen, ya bos tetaplah bos, selalu benar. Demikian keterangan ini diberikan sebenar-benarnya.

    • Lia
      March 9, 2010 at 6:20 am

      Saya juga karyawan Singgar Doris dg masuk lebih awal dr saudara Arya, tidak smua yang disampaikan ini benar. karena yang bersangkutan tdk lama di perusahaan Singgar Doris dan tidak tahu menahu seluk beluk Singgar Doris sendiri. Dan yang paling tahu kondisi Singgar Doris sendiri itu hanyalah dr pihak manajemen. seperti perkataan Arya “Kedua, aneh tapi nyata memang, yg dikirim dari perancis (doris) ke GKBI adalah expat yg CV nya pun tidak memenuhi kualifikasi tender/bid yg ada. Diakui oleh salah seorang expat yg sudah kembali ke negaranya, di perancis sendiri terjadi pergeseran manajemen yg membuat beberapa key person resign karena suasananya tidak kondusif lagi (hal spt ini tidak di indonesia saja). Jadi yg dikirim ke Indonesia, pertimbangannya hanya like-dislike” menurut saya hal ini sangat subyektif karena Arya sendiri tdk pernah berhubungan dg Doris Perancis, bagaimana dia bisa berkata seperti ini? andai kata dia tau dr seseorang expat yg sudah kembali, itu tdklah benar. bagaimana pun juga Singgar Doris sangat berperan untuk karir sodara Arya selama ini,kalau sodara Arya tdk pernah bergabung di Singgar Doris, mungkin nasib nya tdk sebaik yang sekarang.

  8. Okky
    March 2, 2010 at 1:32 pm

    Untuk saudara Arya, bisakah saya meminta alamat email anda yang bisa di hubungi, sehubungan dengan masih adanya beberapa pertanyaan yang sedikit confidential yang akan saya tanyakan kepada anda mengenai Singgar Doris itu sendiri? Terima kasih.

    • arya
      March 3, 2010 at 12:48 am

      Begini saja, silahkan bapak/ibu cantumkan alamat email, nanti pasti saya hubungi. Karena dalam hal ini, bapak/ibu yg hendak menanyakan pertanyaan yg sedikit confidential. Saya jamin informasi yg saya berikan benar. Karena saya dengar langsung dari pimpinan saya dulu di Singgar Doris.

  9. Okky
    March 3, 2010 at 12:56 am

    Untuk saudara Arya anda bisa menghubungi saya di oq_kirana@yahoo.com, saya tunggu kabar dari anda selanjutnya, terima kasih.

    • arya
      March 3, 2010 at 3:09 am

      Sudah saya kirimkan email saya. Saya tunggu balasannya. Terima kasih.

  10. Okky
    March 10, 2010 at 3:01 pm

    Terjadi sedikit kebingungan di sini, dan saat ini bisakah saudari Lia menjelaskan tentang perkembangan Singgar Doris ke alamat email saya? Terima kasih.

  11. arya
    February 18, 2012 at 7:27 am

    Sudah tahun 2012, bisakah 2 pernyataan di atas dibuktikan siapa yg benar ?
    Masih ada kah singgar doris ?
    (—saya juga tidak tahu, meski “jelas” tidak ada kabar lagi—)

  12. arya
    August 8, 2012 at 10:30 am

    ijin copas dari milis migas, pendapat dari eks karyawan yg lain. Silahkan dilihat pandangannya sama atau tidak dengan saya.
    Sampai sekarang saya masih heran, ketika saya menyampaikan kata-kata yang disampaikan orang yg me-release saya (beliau manajemen) mengenai keadaan disana, “seseorang” langsung mengkaitkan dengan hal lainnya.
    Saya tunggu reaksi “seseorang” tersebut atas email di milis migas dibawah ini, apakah yg menulis email tsb juga “mematikan rejeki singgar doris” atau tidak….

    Re: (oil&gas) The Story of Saipem Karimun Yard Tue Aug 7, 2012 9:12 pm (PDT) . Posted by: “Amal Ashardian” amal_ashardian Dulu aku di Doris saat ngerjain Stupa, ngadepin kondisi yang sama. Expat
    Perancis yang lagi belajar tapi jadi boss. Dia berada di Indonesia tentu
    saja karena ada interest Perancis- perancis. Client juga bersedia meski
    dikasih seperti itu..lha wong temen sekamopung dari perancis???

    Pemerintah Indonesia . hopeless.

    From: Migas_Indonesia@ yahoogroups. com
    [mailto:Migas_Indonesia@ yahoogroups. com] On Behalf Of Dirman Artib
    Sent: Tuesday, August 07, 2012 10:09 PM
    To: Migas_Indonesia@ yahoogroups. com
    Subject: Re: [Oil&Gas] (oil&gas) The Story of Saipem Karimun Yard

    Kalau sudah menyinggung sensor2 yg sensitive, diskusi jadi rame juga nih🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: