Home > EPC and Migas > Revamping, Retrofit dan Debottlenecking

Revamping, Retrofit dan Debottlenecking

di dunia migas baik sebagai EPC maupun owner (operator) ketiga istilah diatas, revamping, retrofit dan debottlenecking haruslah difahami dan tidak disalah artikan.

yang pasti ketiga kegiatan tersebut dilakukan hanya untuk brownfield project alias project yang dikerjakan pada area /plant yang sudah beroperasi. untuk greenfield (plant baru) ketiga istilah di atas tidak akan mungkin digunakan.

secara umum revamping adalah melakukan modifikasi dan penambahan terhadap plant yang ada. katakanlah suatu refinery yang sudah beroperasi berkapasitas 65000 bpd dan harus dimodifikasi agar kapasitasnya bertambah 2 x lipat. maka yang harus dilakukan adalah menambah equipment dan process baru di tengah2 plant existing atau juga mengubah performance dari existing equipment (misalnya restaging untuk pompa) agar kapasitas produksi plant naik seperti yang diinginkan.

gambar di bawah adalah gambar plant yang pernah saya kerjakan project revampingnya

sementara retrofitting secara kamus adalah “provide with parts, devices, or equipment not available or in use at the time of the original manufacture” yang berarti adalah melakukan upgrade terhadap satu (atau beberapa) sistem di dalam plant dikarenakan sistem yang lama sudah obsolete atau sudah tidak bisa diupgrade lagi. contoh paling umum dari retrofitting adalah di area control system ataupun electrical devices. misalnya sistem yang ada (dan sedang beroperasi) menggunakan sistem starter engine untuk turbine dengan pneumatic yang menggunakan lubricator. karena sistem ini sudah lama dan mulai tidak bisa disupport lagi oleh OEM turbine, maka diperlukan retrofitting sistem yang sudah ada menggunakan tipe pneumatic non lubricator. penggantian ini biasanya tidak harus mengubah fungsi dan kapasitas sistem, hanya saja harus dilakukan karena sistem yang lama sudah tidak bisa dimaintenance lagi (karena spare partnya sudah tidak diproduksi misalnya).

untuk debottlenecking saya coba gunakan definisi resmi dari conocophillips, yang menurut saya sudah jelas sekali yaitu “Increasing production capacity of existing facilities through the modification of existing equipment to remove throughput restrictions. Debottlenecking generally increases capacity for a fraction of the cost of building new facilities” .

untuk lebih jelasnya yang membedakan debottlenecking dengan revamping adalah kata “to remove throughput restriction”. biasanya restriction ini harus didefinisikan dulu (misalnya karena separatornya kekecilan dan gak bisa nampung tambahan gas baru) dan cuma sistem yang jadi restriction itu saja yang menjadi fokus pekerjaan.

demikian semoga bermanfaat.

Categories: EPC and Migas
  1. arya
    April 15, 2010 at 12:15 am

    Jadi apakah berarti beda revamping dan debottlenecking sangat tipis ? adakah parameter yg bisa kita gunakan utk membedakan 2 hal tersebut ?Terima kasih sebelumnya.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: