Home > EPC and Migas > Safety, safety and safety

Safety, safety and safety

ini berita yang luar biasa menarik bagi saya, ketika Pertamina EP menon-aktifkan Dirut nya karena ada kegagalan dalam safety performance. setidaknya ini menunjukkan komitmen Pertamina untuk menanggapi hal-hal yang sebenarnya sudah sangat standard di dunia migas: SAFETY is very extremely important dan menjadi tanggung jawab semua orang.

meski disisi lain juga menunjukkan bahwa Pertamina EP kesulitan mengendalikan safety di lapangan2 mereka yang sebagian sudah tua dan mungkin beberapa masih menggunakan safety equipment yang belum updated. agak sulit karena safety concern biasanya ber’tabrakan’ dengan bagaimana memproduksi setinggi-tingginya!

ini berita lengkapnya, dari kompas.com, 2 Juli 2010:

JAKARTA, KOMPAS.com — Dewan Komisaris PT Pertamina EP menonaktifkan sementara Direktur Utama Salis Aprilian selama satu bulan terhitung sejak 2 Juli 2010.

Ketika dikonfirmasi, di Jakarta, Kamis (8/7/2010) malam, Salis membenarkan telah dinonaktifkan sebagai Dirut Pertamina EP. “Memang benar, komisaris menonaktifkan sementara saya dari jabatan Presdir Pertamina EP terhitung 2 Juli lalu,” ujarnya.

Ia mengatakan, dasar penonaktifan dirinya adalah terjadinya tiga kecelakaan kerja selama enam bulan terakhir. Kejadian tersebut telah menyebabkan enam orang meninggal yang terdiri atas lima pekerja kontraktor dan satu pekerja Pertamina EP. “Semua kejadian ini di luar kontrol manajemen Pertamina EP,” ujarnya.

Ia mencontohkan, satu orang jatuh dari atas jendela kantor setinggi 2,5 m sewaktu memperbaiki AC yang diduga akibat tersengat listrik hingga menyebabkan gagal jantung.

Selanjutnya, empat orang masuk tangki tanpa diperintah dan ternyata kekurangan oksigen dan satu orang tertimpa tangki semen yang roboh.

Salis melanjutkan, akibat kejadian tersebut, dirinya diminta Dewan Komisaris Pertamina EP memfokuskan diri membuat laporan lengkap kejadian dan menyempurnakan program keselamatan dan kesehatan kerja. “Saya mengambil tanggung jawab ini di pundak saya selaku pimpinan tertinggi, meski kejadian ini di luar kendali saya, agar tidak terjadi lagi hal yang sama atau bahkan lebih buruk lagi,” katanya.

Salis juga mengatakan, sejumlah kecelakaan kerja tersebut merupakan cobaan di tengah keberhasilan pencapaian produksi selama lebih dari enam bulan ini.

Menurut dia, pihaknya berhasil menaikkan produksi minyak hingga mencapai 130.400 barrel per hari di semester I-2010 atau di atas target yang ditetapkan pemerintah sebanyak 128.000 barrel per hari.

Bahkan, lanjutnya, pada Juni lalu sempat menyentuh 140.000 barrel per hari. “Suatu angka psikologis yang sangat memuaskan,” katanya.

Pertamina EP adalah anak perusahaan Pertamina guna mengelola usaha eksplorasi, eksploitasi, dan produksi minyak dan gas.

Categories: EPC and Migas Tags:
  1. July 13, 2010 at 11:17 am

    salam kenal…

    blognya keren , artikelnya juga keren..

    di tunggu kunjungan baliknya…

    terima kasih..

  2. Dian
    July 20, 2010 at 4:44 am

    pengalaman yang sangat berharga dalam pekerjaan bahwa safety adalah tanggung jawab saya,dengan memastikan orang lain yang berada disekitar saya aman…

    trims

  3. iskar
    July 20, 2010 at 9:22 am

    Di kantor saya jg sedang menggalakkan program K3.
    Semoga artikel yg ini bs menjadi contoh kasus dalam pembelajaran di kantor saya maupun buat kita semua.

    Makasih artikelnya Bang Hamdi.

    Salam Kenal

    -iskar-
    smuditebetbaratpulanglewatkampungmelayu

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: