Home > EPC and Migas > Tripatra mengejar project USD 3 milyard

Tripatra mengejar project USD 3 milyard

2-3 tahun belakangan ini, terutama setelah menjadi bagian dari Indika Group, Tripatra memang cukup berhasil mendapatkan project2 EPC baru, baik di project2 upstream (gas plant) maupun di downstream ataupun di utility (termasuk powerplant). yang belum banyak dan pernah terdengar adalah kiprah Tripatra di offshore (selain di NSO Mobile Oil tahun 1997 lalu), di fertilizer dan juga di mega refinery seperti di Balongan (ini secara tradisi selalu menjadi jatahnya Rekin atau IKPT).

ini berita dari inilah.com tentang target korporasi Tripatra mengejar mega EPC project di masa datang:

INILAH.COM, Jakarta – PT Tripatra Engineering, anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY) mengikuti tender kontrak proyek engineering, procurement dan constructing (EPC) di sejumlah proyek sekitar US$3 miliar.

Executive Director PT Tripatra Engineering, Joseph Pangalila mengatakan ada beberapa proyek yang sedang diikuti tendernya oleh perseroan. Ada pun tender proyek yang diincar antara lain proyek pembangunan kilang di Cilacap dengan nilai sekitar US$1,2 miliar. Perseroan akan bersaing dengan lima kompetitor dalam proyek di Cilacap. “Proyek RFCC (residu fluidited catalitic track) dengan Pertamina dulu nilainya sekitar US$1,2 miiliar,” tutur Joseph.

Selain itu, proyek lain yang diincar proyek pabrik pupuk Kaltim V senilai US800 juta. Joseph menuturkan perseroan akan memasukkan harga pada September 2010. “Kami bersaing dengan PT IKPT (Inti Karya Persada Teknik) dan PT Rekayasa Industri untuk tender pabrik pupuk Kaltim V,” kata Joseph.

Perseroan juga mengincar proyek EPC di Exxon, Cepu. Nilai proyek Exxon, Cepu sekitar US$1 miliar. Joseph mengatakan, pihaknya optimis mendapatkan proyek Exxon, di Cepu.

Perseroan juga menargetkan dapat memperoleh proyek Pertamina senilai US$100 juta untuk proyek Pertamina bidang PPGJ gas. [cms]

Categories: EPC and Migas Tags:
  1. bangkom
    October 31, 2010 at 2:42 pm

    Rate Tripatra sekarang gimana? Masih tertinggal jauh dari EPC competitor (Nisconi, Saipem, KBR dll) atau udah manusiawi?

  2. lucky
    February 8, 2011 at 7:50 am

    Udah Manusiawi lah Kabar terbaru MCL the Lowest, semoga bisa menjadi pemenang

  3. edo
    October 11, 2011 at 2:08 pm

    Kayanya belum manusiawi tuh.. Karena kawan kawan yang disana masih mengeluh…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: