Archive

Posts Tagged ‘north belut’

McDermott dapat kerjaan besar

dikutip dari offshore-mag.com, kelihatannya bakalan ada kerjaan yang lumayan intensif dan besar di Batam. good for them, mudah-mudahan ini bisa membantu majunya industri offshore fabrikasi di indonesia dengan catatan bahwa harus banyak engineer lokal yang dilibatkan!

25000 mt bukan suatu pekerjaan yang mudah, tapi saya tetap yakin bahwa banyak engineer indonesia yang bisa, setidaknya teman teman lokal dari kontraktornya ConocoPhillips yang pernah terlibat di North Belut (yang baru diload out tahun lalu – kalau tak salah sekitar 14000 mt), bisa ikutan lagi!

HOUSTON — The Kellogg Joint Venture-Gorgon, on behalf of Chevron Australia Pty Ltd., has awarded J. Ray McDermott SA a contract to construct more than 60 pre-assembled racks and units with an estimated combined weight of 25,000 metric tons (27,558 tons) at its Batam Island, Indonesia, facility.

McDermott will provide project management, fabrication engineering, procurement and materials management, construction, comissioning assistance, quarantine compliance, loadout, and seafastening of the structures. The units will be part of the Gorgon LNG facility off northwest Australia.

Work is expected to begin in 4Q 2010 and to be completed after two years, says McDermott.

05/07/2010

Advertisements

Rencana Pertamina mengakuisisi ConocoPhillips

January 22, 2010 Leave a comment

kembali terdengar agresivitas pertamina untuk meningkatkan kapasitas produksi migas nya, barangkali untuk mengejar ketertinggalan setelah selama ini sepertinya ‘tertidur’ pulas.

khusus untuk pengembangan oleh ConocoPhiliips di North Belut (EPCI CPPnya dilakukan oleh McDermott, dimulai Januari 2007 dan load-out Juni 2009) produksi pertamanya telah dilakukan sekitar november 2009 lalu. kalau tidak salah, produksi gas akan mencapai 265 – 315 MMSCFD dan oil sekitar 20-30ribu bpd. angka yang cukup signifikan.

mari kita lihat realisasi dari agresivitas pertamina ini, tentu yang paling terdekat adalah realisasi dari rencana lain yaitu pertamina akan mengambil alih blok Mahakam yang seharusnya keputusan sudah ada di bulan Jan-Feb ini.

setidaknya jika pertamina tumbuh terus dan berkembang, porsi lokal dalam setiap project offshore EPCI yang akan dilakukan, akan meningkat dan memberikan nilai tambah bagi para engineer lokal yang terlibat. semoga.

berita detail dari web.bisnis.com, 21 Jan 2010

JAKARTA: PT Pertamina (Persero) siap mengakuisisi seluruh aset ConocoPhilips di Indonesia setelah perusahaan yang bermarkas di Houston, Texas, Amerika Serikat, itu mengumumkan rencana menjual asetnya bernilai US$10 miliar yang ada di luar negeri.

Dalam rangka itu, BUMN minyak dan gas itu telah menyediakan dana untuk kepentingan merger dan akuisisi senilai US$1 miliar, sementara untuk rencana akuisisi aset ConocoPhilips itu diperkirakan membutuhkan dana US$600 juta -US$700 juta.

Vice President Merger dan Akuisisi Pertamina Bayu Kristanto mengemukakan persero kini akan lebih gencar meningkatkan nilai perusahaan dengan mencari peluang, baik merger maupun akuisisi, dengan menggunakan strategi pendekatan aset level, induk perusahaan dan government to government.

“Kami kini gencar mengincar beberapa peluang, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Salah satunya adalah aset ConocoPhilips di Indonesia. Dalam rangka kepentingan itu, kami telah menyiapkan dana US$600 juta-US$700 juta,” ujarnya kemarin.

Khusus di Indonesia, ConocoPhilips memiliki aset berupa blok a.l. Arafura Sea, South Natuna Sea Block B, South Jambi. Dalam rangka kepentingan itu, lanjutnya, Pertamina telah mengajukan ketertarikan itu ke Houston, markas ConocoPhilips.

Perusahaan asal Amerika Serikat itu telah mengumumkan rencana menjual aset yang ada di luar negeri dengan nilai US$10 miliar. Program penjualan itu merupakan program pelepasan aset periode 2010-2011. “Kami juga berencana membeli perusahaan migas yang listed di luar negeri selain beberapa peluang di Angola, Kazakstan, Vietnam dan Australia,” ujar Bayu.