Archive

Posts Tagged ‘pipeline’

Profesi migas yang paling ‘mahal’

September 5, 2010 2 comments

disini saya ingin mendiskusikan profesi di industri migas saja yang paling mahal dan (biasanya konsekuensinya) menjadi paling susah dicari.

kenapa paling susah? ya mungkin karena populasinya sedikit dan karena ratenya tinggi menjadi paling susah untuk dibajak.

sebagai referensi utama saya gunakan list dari Hays (2010):

saya mencoba fokus pada discipline tipikal di EPC yaitu electrical (termasuk instrument), mechanical, piping, process, structural dan pipeline. dari daftar diatas terlihat utk posisi junior level yang paling mahal adalah subsea/pipeline dan paling murah adalah structural engineer.

di posisi mid-level, paling mahal masih tetap pipeline dan yang paling murah menjadi piping engineer.

di posisi principal, lag-lagi pipeline engineer masih paling mahal dan yang paling mengejutkan (baca: nyebelin) adalah mechanical engineer menjadi yang paling termurah.

yang menarik sebenarnya adalah posisi pipeline engineer biasa dipegang oleh mereka yang berbackground mechanical dan structural engineer juga, dan biasanya (dari pengalaman selama ini), hampir tidak ada yang namanya posisi junior pipeline karena biasanya posisi mid dan senior pipeline diisi oleh para mechanical/piping & structural engineer yang banting setir menjadi pipeline engineer.

dari pengalaman saya selama ini dalam proses recruitment (baik sebagai yang diinterview maupun sebagai yang menginterview dan menyusun manpower planning),  kelihatannya klaim Hays untuk pipeline engineer tidak berlebihan. susah sekali mendapatkan seorang senior pipeline engineer karena persyaratanya harus memiliki pengalaman yang lengkap (padahal project2 pipeline – apalagi yang offshore – tidak terlalu banyak di Indonesia) dan harus punya cross-experience juga di pelaksanaan laying sampai commissioning juga. walhasil biasanya banyak company yang meminta existing engineer yang pernah terlibat secara tidak langsung dengan pipeline engineer di proyek sebelumnya (mechanical atau structural) utk berganti profesi menjadi pipeline engineer.

disisi lain, selain pipeline, saya kira rotating engineer (terutama yang mempunyai cross-experience di sisi operation & maintenance sekaligus design engineer) juga paling susah dicari oleh perusahaan EPC (dan oil and gas) company. short cut-nya biasanya dengan membajak dari vendor’s engineer atau application’s engineer yang sebelumnya lebih fokus di sisi ‘menjual’ rotating equipment.

Categories: EPC and Migas Tags: ,

BP dan BPH Migas digabung?

ada berita menarik minggu lalu tentang usulan penggabungan kedua regulator di bidang migas ini. saya kira baik BP Migas (upstream/hulu) dan BPH Migas (downstream/hilir) harus terbuka terhadap usulan ini dan menganalisisnya dengan kepala dingin.

cerita tentang kurang kompaknya BP dan BPH Migas dibeberapa issue ‘perbatasan’ hulu dan hilir seperti pipanisasi bukan satu-dua kali pernah terdengar. yang paling update tentunya masalah pipanisasi muriah project dimana BP Migas menganggap pipeline tersebut adalah konsesi Petronas sebagai bagian dari block Kepodang, sementara BPH Migas menganggap pipeline tersebut adalah konsesi Bakrie sebagai bagian dari Kalija (Kalimantan Jawa) pipeline.

dari vivanews: 12 April 2010

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengusulkan penyatuan Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas).

Read more…

Categories: EPC and Migas Tags: ,