Archive

Posts Tagged ‘Rekin’

Rekayasa Industri mencari 300 engineer

December 16, 2012 1 comment

sudah lama sekali saya tidak mengupdate blog ini. alasan yang paling utama: jenuh. bagi saya alasan tsb paling manusiawi apalagi ditengah rutinitas keseharian.

beberapa waktu lalu saya di sms oleh mantan boss saya, petinggi Rekin, yang minta tolong jika saya bisa bantuin cari 300 engineer utk Rekin. Tentu bukan pekerjaan yang sangat mudah, tapi setidaknya saya bisa bantu dengan mempublish berita tsb di blog ini.

ini detailnya:

“Menyambut eksekusi project-project EPC baru yang berskala nasional dan multinasional, PT Rekayasa Industri mencari 300 engineer (including fresh engineer) dengan background engineering (mechanical, piping, structure, electrical, instrumentation, process, pipeline, etc). Silakan kirim CV ke yusairi@rekayasa.co.id”

saya, sebagai salah satu alumni Rekin, menganggap Rekayasa Industri sebagai salah satu ‘kawah candradimuka’ bagi para engineer muda dan juga tempat berkarir yang tepat bagi para engineer berpengalaman yang memiliki passion tinggi di bidang EPCI, baik onshore maupun offshore.
apalagi jika memang Rekin jadi diambil alih oleh Pertamina (Persero), exposure Rekin tentu akan sangat terbuka di masa datang.

mengenai update sesama EPC company lainnya di Indonesia, Tripatra (Indika Energi) juga banyak memerlukan engineer, salah satunya untuk eksekusi EPC Block A Medco dan juga Cepu. Kemudian IKPT (yang saat ini sahamnya sebagian dimiliki oleh Toyo Engineering Corporation – Japan), juga banyak perlu engineer.

maju terus EPC Indonesia!

Advertisements
Categories: Uncategorized Tags: , ,

Next giant EPC Project: Pupuk Kaltim V

June 26, 2010 2 comments

bagaimana kabar rencana Pupuk Kaltim V? proyek EPC raksasa berskala hampir menyentuh USD 900 juta ini dikabarkan masih terkendala masalah pasokan bahan baku gas. yang diperlukan adalah sekitar 82 MMSCFD sebagai feed gas dan tentu siapa pemasoknya harus ditentukan oleh BP Migas.

dari sisi produksi beras nasional, project EPC ini luar biasa penting. semoga BP Migas cepat membuat keputusan tentang kepastiannya.

perihal siapa saja EPC yang tertarik, tentu tidak jauh2 dari spesialis pupuk seperti PT Rekayasa Industri, PT IKPT maupun juga (sekalipun lebih dikenal sebagai EPC Migas) PT Tripatra. tentu mereka harus bekerja sama dengan selected licensor Ammonia-Urea yang ditunjuk, yang kalau tidak salah adalah Snamprogetti dari Italia.

seperti halnya proyek2 pupuk lainnya, setiap EPC Project untuk industri ini biasanya sangat padat teknologi dan menjadi wahana terbaik bagi para engineer muda tanah air sebagai tempat pengembangan diri.

=============

berita ulasan rencana detailnya berikut dikutip dari mediaindonesia.com

BUMN pupuk terbesar, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT), akan membangun pabrik pupuk urea ke-5 berkapasitas di atas satu juta ton per tahun dengan investasi sekitar US$865 juta untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan pupuk di masa depan.

“Saat ini, masih dalam persiapan tender. Lahan sudah hampir siap dan sedang dijajaki sindikasi pinjaman dari bank nasional,” ujar Dirut PKT Hidayat Nyakman, Sabtu (3/5), di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Ia mengatakan, pabrik pupuk urea ke-5 atau Kaltim V itu juga merupakan pengganti dari pabrik Kaltim I yang sudah tua dan tidak efisien lagi. Rencananya, PKT akan menggunakan pinjaman dari sindikasi bank nasional di antaranya Bank Mandiri untuk membiayai investasi pembangunan pabrik yang diperkirakan menelan biaya sekitar US$865 juta.

Selain memproduksi urea sebesar 1,15 juta ton per tahun atau sekitar 3.000 ton per hari, pabrik Kaltim V juga akan memproduksi amoniak dengan kapasitas yang hampir sama. “Kami juga sedang menjajaki pasokan gas untuk pabrik baru tersebut,” katanya. PKT menargetkan pabrik Kaltim V bisa segera terealisasi, dengan target produksi secara komersial pada 2015.

Categories: EPC and Migas Tags: , , ,