Archive

Posts Tagged ‘Tripatra’

Tripatra mengejar project USD 3 milyard

September 5, 2010 3 comments

2-3 tahun belakangan ini, terutama setelah menjadi bagian dari Indika Group, Tripatra memang cukup berhasil mendapatkan project2 EPC baru, baik di project2 upstream (gas plant) maupun di downstream ataupun di utility (termasuk powerplant). yang belum banyak dan pernah terdengar adalah kiprah Tripatra di offshore (selain di NSO Mobile Oil tahun 1997 lalu), di fertilizer dan juga di mega refinery seperti di Balongan (ini secara tradisi selalu menjadi jatahnya Rekin atau IKPT).

ini berita dari inilah.com tentang target korporasi Tripatra mengejar mega EPC project di masa datang:

INILAH.COM, Jakarta – PT Tripatra Engineering, anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY) mengikuti tender kontrak proyek engineering, procurement dan constructing (EPC) di sejumlah proyek sekitar US$3 miliar.

Executive Director PT Tripatra Engineering, Joseph Pangalila mengatakan ada beberapa proyek yang sedang diikuti tendernya oleh perseroan. Ada pun tender proyek yang diincar antara lain proyek pembangunan kilang di Cilacap dengan nilai sekitar US$1,2 miliar. Perseroan akan bersaing dengan lima kompetitor dalam proyek di Cilacap. “Proyek RFCC (residu fluidited catalitic track) dengan Pertamina dulu nilainya sekitar US$1,2 miiliar,” tutur Joseph.

Selain itu, proyek lain yang diincar proyek pabrik pupuk Kaltim V senilai US800 juta. Joseph menuturkan perseroan akan memasukkan harga pada September 2010. “Kami bersaing dengan PT IKPT (Inti Karya Persada Teknik) dan PT Rekayasa Industri untuk tender pabrik pupuk Kaltim V,” kata Joseph.

Perseroan juga mengincar proyek EPC di Exxon, Cepu. Nilai proyek Exxon, Cepu sekitar US$1 miliar. Joseph mengatakan, pihaknya optimis mendapatkan proyek Exxon, di Cepu.

Perseroan juga menargetkan dapat memperoleh proyek Pertamina senilai US$100 juta untuk proyek Pertamina bidang PPGJ gas. [cms]

Advertisements
Categories: EPC and Migas Tags:

Next giant EPC Project: Pupuk Kaltim V

June 26, 2010 2 comments

bagaimana kabar rencana Pupuk Kaltim V? proyek EPC raksasa berskala hampir menyentuh USD 900 juta ini dikabarkan masih terkendala masalah pasokan bahan baku gas. yang diperlukan adalah sekitar 82 MMSCFD sebagai feed gas dan tentu siapa pemasoknya harus ditentukan oleh BP Migas.

dari sisi produksi beras nasional, project EPC ini luar biasa penting. semoga BP Migas cepat membuat keputusan tentang kepastiannya.

perihal siapa saja EPC yang tertarik, tentu tidak jauh2 dari spesialis pupuk seperti PT Rekayasa Industri, PT IKPT maupun juga (sekalipun lebih dikenal sebagai EPC Migas) PT Tripatra. tentu mereka harus bekerja sama dengan selected licensor Ammonia-Urea yang ditunjuk, yang kalau tidak salah adalah Snamprogetti dari Italia.

seperti halnya proyek2 pupuk lainnya, setiap EPC Project untuk industri ini biasanya sangat padat teknologi dan menjadi wahana terbaik bagi para engineer muda tanah air sebagai tempat pengembangan diri.

=============

berita ulasan rencana detailnya berikut dikutip dari mediaindonesia.com

BUMN pupuk terbesar, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT), akan membangun pabrik pupuk urea ke-5 berkapasitas di atas satu juta ton per tahun dengan investasi sekitar US$865 juta untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan pupuk di masa depan.

“Saat ini, masih dalam persiapan tender. Lahan sudah hampir siap dan sedang dijajaki sindikasi pinjaman dari bank nasional,” ujar Dirut PKT Hidayat Nyakman, Sabtu (3/5), di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Ia mengatakan, pabrik pupuk urea ke-5 atau Kaltim V itu juga merupakan pengganti dari pabrik Kaltim I yang sudah tua dan tidak efisien lagi. Rencananya, PKT akan menggunakan pinjaman dari sindikasi bank nasional di antaranya Bank Mandiri untuk membiayai investasi pembangunan pabrik yang diperkirakan menelan biaya sekitar US$865 juta.

Selain memproduksi urea sebesar 1,15 juta ton per tahun atau sekitar 3.000 ton per hari, pabrik Kaltim V juga akan memproduksi amoniak dengan kapasitas yang hampir sama. “Kami juga sedang menjajaki pasokan gas untuk pabrik baru tersebut,” katanya. PKT menargetkan pabrik Kaltim V bisa segera terealisasi, dengan target produksi secara komersial pada 2015.

Categories: EPC and Migas Tags: , , ,